👮 TUJUAN TEKS LAPORAN HASIL OBESERVASI.
Tujuannya adalah melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif berupa hasil pengamatan untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis.
👮 STRUKTUR TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
👮KAIDAH KEBAHASAAN TEKS LAPORAN HASIL OBESERVASI
Menggunakan : Kata Benda (Nomina)
seperti hiu paus, Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih
- Verba dan frase verbal untuk menjelaskan ciri (Hiu paus memiliki mulut besar yang lebarnya bisa sampai 1,4 meter).
- Verba aktif dalam menjelaskan perilaku, misalnya Ikan ini makan dengan menyaring air laut menyerupai kebanyakan jenis paus.
- Istilah misalnya filter feeder (penyaring makanan), plankton, soliter
- Paragraf dengan topic sentences (kalimat utama) untuk menyusun sebuah informasi (setiap aspek yang dilaporkan diperinci dalam beberapa paragraf / deduktif-induktif)
Kata benda atau nomina
Kata benda atau nomina adalah kata yang mengacu kepada sesuatu benda (konkret maupun abstrak).Kata benda berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan keterangan.
Ciri-ciri kata benda :
- Dapat diingkari dengan kata bukan.
Contoh : bukan gula, bukan rumah, bukan mimpi, bukan pengetahuan.
- Dapat diikuti dengan gabungan kata yang + KS (kata sifat) atau yang sangat + KS
Contoh : buku yang mahal, pengetahuan yang sangat penting, orang yang baik.
Frasa verbal
Frasa kerja atau frasa verba adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata kerja atau verba.
Contoh: Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil baru.
Frasa nomina
Frasa benda atau frasa nomina adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat frasa benda yaitu kata benda.
Contoh:
Dita menerima hadiah ulang tahun.
Berbagai istilah atau kata yang umum
Digunakan pada satu bidang tertentu misalnya garpu tala dan destilasi.
Kalimat yang hanya menggunakan satu verba atau disebut kalimat simpleks
Kalimat simpleks adalah kalimat yang hanya terdiri atas satu verba utama yang menggambarkan aksi, peristiwa, atau keadaan. Kalimat simpleks yang sesungguhnya sama dengan kalimat tunggal (hanya mengandung satu struktur: S-P-O-Ket-Pel). Unsur yang diletakan di dalam kurung belum tentu ada dalam kalimat. Pada contoh berikut ini yang dimaksud verba utama adalah membaca. Verba tinggal pada unsur subjek dianggap bukan verba utama. Kalimat tersebut mempunyai satu struktur, yaitu S-P-Ket tempat. Contoh kalimat simpeks:
- Tumbuh-tumbuhan tidak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
- Tumbuh-tumbuhan tidak dapat menghasilkan makanan sendiri.
- Namun, tidak semua tumbuh-tumbuhan mempunyai bunga.
Kalimat yang menggunakan dua verba atau lebih yang disebut dengan kalimat kompleks
Kalimat kompleks adalah ;kalimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi, peristiwa, atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu verba utama dalam lebih dari satu struktur. Struktur yang satu dan struktur yang lain biasanya dihubungkan oleh konjungsi, tetapi sering pula hubungan itu hanya ditunjukkan oleh tanda koma atau titik koma, bahkan tidak ditunjukkan oleh tanda baca apa pun. Kalimat kompleks dibagi menjadi dua jenis, yaitu kelimat kompleks parataktik dan kalimat kompleks hipotaktik. Contoh kalimat:
- Benda di dunia dapat dikelompokan atas persamaan dan perbedaanya.
- Semua benda didunia ini dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu benda hidup dan benda mati.
- Yang pertama sering disebut makhluk hidup dan yang kedua disebut makhluk mati.
Kata penghubung atau konjungsi
Kata penghubung ialah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf.
Contoh : dan, atau, tetapi, sesudah, jika, agar, supaya, dengan, bahwa, karena, ketika, maka, sedangkan, hingga, meski, lalu, sambil, serta, apabila, lagi pula, andaikata, sebab, sebelum, selama, sehingga,seandainya, sekiranya, melainkan, semenjak,andaikan, bagaikan, asalkan, jangankan, walaupun, meskipun, kendatipun, lagi, hanya, sekalipun, melainkan, sampai-sampai, tatkala, kecuali, seraya, sambil.
Persamaan kata atau sinonim
Sinonim adalah pertalian dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama. Suatu kata bersinonim dengan kata lainnya apabila dalam kalimat yang sama, kata-kata tersebut dapat saling menggantikan. Atau kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi)
Contoh:
- ciri = tanda
- benar = betul
- agar = supaya
- rajin = giat
- hemat = irit
Lawan kata atau antonim
Antonim adalah kata-kata yang memiliki pertalian makna bertentangan secara penuh atau secara sebagian dalam berbagai urutan kata.
Contoh:
- siang > < malam
- pulang > < pergi
- kaya >< miskin
- panjang > < pendek
- hidup > < mati
👮 FUNGSI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
👮 SIFAT TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
1. Bersifat Informatif
2. Bersifat Komunikatif
3. Bersifat Objektif
👮 CIRI-CIRI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
- Isi teks bersifat objektif dan tidak memihak.
- Harus ditulis berdasarkan fakta yang terjadi pada saat pengamatan dilakukan.
- Isi teks tidak mengandung hal-hal yang bersifat penyimpangan, dugaan-dugaan yang tidak tepat, atau juga pemihakan terhadap sesuatu.
- Teks observasi disajikan dalam bentuk yang menarik, tata bahasa yang baik, susunan teksnya logis, dan isi dari teks berbobot dan berkualitas.
- Isi teks harus ditulis secara lengkap dan sempurna.
👮LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
| Untuk membuat teks laporan hasil observasi agar lebih mudah, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: | ||||
| 1 | Melakukan observasi objek penelitian yang akan dijadikan judul laporan | |||
| 2 | Menentukan judul laporan yang baik dan benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan | |||
| 3 | Menusun kalimat pembuka | |||
| 4 | Menusun isi laporan yang berisi gagasan atau ide pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan. | |||
| 5 | Menulis kalimat penutup. | |||




No comments:
Post a Comment